108 Maidens chap 5 B. Indonesia

108 Maidens of Destiny chapter 5 Relic Blade Legacy
Diterjemahkan oleh I-Fun Novel



Dengan kesempatan yang dikirim surga seperti inj, kenapa juga Shu Jing akan memilih untuk memberikan belaskasihan pada musuhnya?.

Lin Yingmei melompat, tombak Arctic Star miliknya menusuk lurus ke depan.

"Kau meremehkanku terlalu banyak!!"

Wajah Liu Qing memerah saat ia membalas dengan semua yang ia miliki.

Tombak Lin Yingmei dan saber Liu Qing bertabrakan, menimbulkan percikan bunga api terang menyilaukan.

Sementara jauh di tengah-tengah pertempuran mereka, sosok merah muda tiba-tiba muncul di tengah-tengah pertarungan. Seseorang hanya bisa melihat bahwa itu adalah gadis yang lembut menari diantara bilah saber dan tombak. Sebuah formasi Yin Yang berputar mengelilingi kehidupannya, lembut memisahkan kedua gadis satu sama lain, menghentikan mereka hanya ketika jarak yang tersisa senilai 10 meter.

Pergantian peristiwa ini menelan Shu Jing dan yang lainnya dalam keterkejutan.

"Adik-adik, kita harus berhati-hati untuk menjaga diri kita sendiri, tolong hentikan pertarungan"

Seorang gadis muda muncul. Dia mengenakan gaun sutra yang dihiasi sangat rumit dan sempurna menonjolkan lekuk tubuhnya yang ramping. Pergerakannya elegan, kulitnya sepucat salju, lembut dan membangkitkan emosi. Kecantikannya seakan mampu meruntuhkan kerajaan.

Bahkan ketika dia tidak berusaha, aura keagungan yang terpancar menyebabkan orang lain untuk tidak berani melihatnya rendah.

"Minggir, jangan menghalangi jalan!!!"

Mata Lin Yingmei dengan ganas berkilat, niat membunuhnya menutupi langit.

"Arctic Star Serpent Spear? Siapa yang akan berpikir bahwa aku akan berjumpa dengan saudara Lin Chong di sini. Ah, apakah itu Mastermu?"

Gadis misterius menutup mulutnya saat mengevaluasi Shu Jing dalam ketertarikan. Tubuhnya sedikit bergerak, dan bahkan sebelum Lin Yingmei bisa menjawab, gadis misterius itu sudah berdiri tepat dihadapan si pria tentara.

Apakah kecepatan ini bahkan mungkin bisa datang dari seorang manusia?.

Shu Jing bahkan tidak memiliki kesempatan untuk panik sebelum aroma manis semerbak bunga eksotis menyerbu hidungnya.

"Bagaimana kau bisa mengikat kontrak dengan saudara Lin Chong?"

Gadis itu tersenyum nakal.

"Master, mundur!"

Lin Yingmei cepat berbalik dan meneriakkan raungan seakan menantang surga sambil tombaknya menembakkan serangan. Tubuh gadis itu ringan seperti bulu saat ia dengan tenangnya terbang mundur, benar-benar menghindari serangan Lin Chong.

"Yang mana Bintang milikmu?"

Lin Yingmei mencengkeram tombaknya, seluruh tubuhnya sangat menegang. Hanya dalam beberapa detik terakhir, Lin Yingmei bisa merasakan bahwa gadis di depannya itu cukuplah kuat.

Gadis misterius itu hanya tersenyum dan tidak menjawab. Dia melihat sekeliling pada lapangan rumput yang hancur dan berkata.

"Baru saja di gunung aku merasa fluktuasi kekuatan yang tiba-tiba. Aku tidak pernah berpikir bahwa itu karena Duel Bintang para saudaraku. Tolong beri aku perhatian kalian dan untuk sementara hentikan bentrokan"

"Apa kualifikasi yang kau miliki untuk memberikan perintah?!"

Suara sombong Deviance Star Liu Qing berteriak.

"Baru saja, aku menyelamatkan hidupmu"

Gadis itu tertawa dan berkata.

"Jika tidak karena diriku ini, kau dan Master Bintangmu akan sudah tergeletak di tanah"

Wajah Liu Qing dan Xun Hou berubah sangat tidak buruk.

Xun Hou tahu bahwa karena ia terluka oleh Shu Jing, ia akhirnya mempengaruhi kemampuan tempur Liu Qing. Jika pertarungan diteruskan, kemungkinan besarnya akan berakhir dengan kekalahan mereka berdua. Berpikir begitu, ia memberinya rasa salut.

"Kami akan melakukan seperti yang kau katakan"

Liu Qing hanya mendengus kecil dan menyarungkan kembali saber nya.

"Dan apa yang Master Bintang ini pikirkan dari saranku?"

Gadis itu berbalik matanya ke arah Shu Jing, berseri-seri dengan sudut bibir terangkat saat ia bertanya. Senyumnya jelas mengisyaratkan bahwa dia tidak akan mengambil jawaban lain dari yang dirinya sendiri inginkan.

"Kami tidak bisa mengalahkanmu, jadi kami hanya bisa setuju"

Shu Jing mengerti dan setuju dengan cara enggan. Gadis itu dengan bahagia tertawa.

"Bukankah ini jauh lebih baik? Mari kita tunggu sampai bertemu denganmu lagi di Ranah Liangshan Maiden untuk memamerkan kekuatan yang kau miliki"

"Ikut campur saja, mengendus kedalam hal-hal orang lain tanpa alasan"

Kata Liu Qing dengan nada kesal.

"Master?!"

Lin Yingmei juga tidak merasa sangat puas. Tangannya masih mencengkeram tombak dengan erat.

Shu Jing menggeleng dan melangkah maju untuk menahan punggungnya.

Gadis misterius ini sekarang telah campur tangan, mereka hanya bisa menahan diri. Dengan kekuatannya, jika Majestic Star dan Deviance Star menggabungkan kekuatan, mereka masih tidak akan bisa mengimbangi dirinya. Bahkan jika mereka tidak bersedia, tidak ada yang bisa mereka lakukan. Dia hanya menyesali kehilangan satu di kesempatan dalam seribu tahun. Kali ini mereka hanya menang karena pihak lain terlalu percaya diri. Ditambah, ia meragukan akan memiliki sebuah kesempatan yang baik seperti ini lagi. Mungkin akan lebih berbahaya di waktu berikutnya dengan orang lain mengetahui kekuatan yang dia miliki.

"Bagaimana dengan lukamu?"

Shu Jing melihat tubuh Lin Yingmei penuh goresan. Nine Consecutive Demonic Slash Liu Qing adalah lelucon, dan itu jelas mengambil beberapa upaya untuk melarikan diri dari serangannya.

Lin Yingmei menggeleng dan mencabut tombaknya.

"Sekarang kalian telah menyetujuinya, Lil-er ini memiliki urusan yang aku harap kedua belah pihak dapat membantu"

Gadis misterius yang menyebut dirinya Lil-er berkata lalu tertawa keras. Dia meminta bantuan mereka, tapi semua orang tahu itu perintah yang mustahil untuk ditolak.

"Apa yang bisa kami bantu?"

Tanya Shu Jing.

"Ketika diriku berada di puncak gunung, aku menemukan sebuah warisan Pisau Relik pada monumen kuno. Sayangnya, ada segel pelindung di sekitar tempat itu, dan membutuhkan setidaknya tiga bintang untuk membuka segel! Hal ini telah menyebabkanku sangat sedih"

"Jika itu benar-benar warisan Pisau Relik, maka aku kira kami dapat membantumu untuk yang satu ini!"

Liu Qing mendengus dan berkata.

Melihat bahwa bahkan Lin Chong dipengaruhi oleh kabar ini, Shu Jing juga cepat mengangguk sebagai jawaban.

Kelompok mereka kemudian menuju ke gunung. Terima kasih untuk gadis misterius ini yang memimpin jalan, mereka mampu menghindari masalah.

☆☆☆☆

Malam turun. Semua orang dibagi menjadi kelompok masing-masing untuk menemukan tanah tempat istirahat mereka sendiri.

Shu Jing bersandar pada sebuah batu besar, mengeluarkan Silver Blade. Dia diam-diam berlatih menyaring Energi Bintabg kedalam peluru lagi dan lagi.

Lin Yingmei berputar untuk memeriksa sekeliling lalu tinggal di depan Masternya. Dia menatap senjata perak di tangan Shu Jing dengan perasaan kebingungan. Dia tidak pernah melihat senjata seperti itu. Pada permukaan sekilas tidak ada fluktuasi energi, seharusnya tidak lebih dari benjolan besi yang tidak berguna. Tapi Shu Jing telah menggunakan benjolan besi itu untuk melukai Xun Hou, yang telah mencapai Stardust Tahap Akhir. Lin Yingmei menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri.

Kekuatan penusuk senjata itu sebanding Artefak tahap Nebula tingkat rendah. Ini bisa digunakan terus menerus sangat cepat dan tanpa perlu dikendalikan oleh Intent Divine. Tidak hanya memiliki Master yang aneh, bahkan senjatanya juga aneh.

"Yingmei, kau bisa menebak siapa Starr Knight itu?"

Shu Jing selesai membersihkan pistol dan kemudian memandang ke arah gadis misterius yang sedang tiduran santai di atas dahan pohon pada kejauhan.

Lin Yingmei hanya melirik dan berbicara enggan.

"Dia tidak menggunakan seni bela diri yang unik itu lagi, jadi aku tidak memiliki cara untuk mencari tahu. Ada beberapa bintang tak berkontrak di bawah langit yang bisa menekan diriku, tapi selalu ada kemungkinan bahwa dia pernah mengalami pertemuan menentukan lain yang mendukung kekuatannya"

"Mungkinkah Song Jiang?"

Shu Jing tersenyum dan berkata. Pemimpin Bintang Song Jiang, nomor satu prajurit Liangshan.

"Song Jiang?"

Tanya Lin Yingmei dengan sedikit rasa jijik.

"Sekarang Master harus berhati-hati sampai kita mencapai tempat peninggalan"

Lin Yingmei berpaling ke Liu Qing dan pasangannya, ekspresinya menjadi serius.

"Yang masuk akal, Deviance Star Liu Tang tidak akan pernah setuju untuk mengikat kontrak dengan kultivator bintang yang tidak berguna seperti dia. Harusnya ada sesuatu yang menyebabkan Iblis Berambut merah itu terpengaruh"

"Ayo kita maju ke dalam tempat peninggalan dan kemudian menemukan cara untuk memisahkan diri dari mereka"

Kata Shu Jing. Lin Yingmei mengangguk setuju.

Di sisi lain, Liu Qing dengan dinginnya menatap Xun Hou.

"Kau hampir membuatku celaka kali ini!"

Xun Hou gugup mengatakan.

"Artefak pria itu sangat aneh, lain kali aku pasti akan lebih berhati-hati"

"Hmph! Lebih baik begitu"

Liu Qing kemudian menatap tajam pada gadis misterius dari sudut matanya.

"Sekarang kita harus memprioritaskan pulih dari cedera. Ketika kita sepenuhnya sembuh dan waktu yang tepat datang, kita akan membunuh kedua orang itu, Lin Chong dan Master Bintangnya. Kali ini kau harus ingat untuk mengambil Artefak tahap Nebula-nya. Terhadap Majestic Star, kita tidak harus menahan"

Xun Hou menatap Shu Jing dengan niat membunuh yang meningkat.

"Sialan kultivator Stardut tahap Awal itu, aku pasti akan memotong tubuhnya berkeping-keping"

"Itu akan menjadi yang terbaik!"

Liu Qing berbicara dengan wajah menyeramkan.

Dua hari kemudian, mereka dengan aman sampai di tempat tujuan. Tempat peninggalan Pisau Relik!.

Ke Halaman utama 108 Maidens of Destiny
Ke Chapter selanjutnya


Comments

Popular posts from this blog

Kusoge Online (BETA) Bahasa Indonesia

108 Maidens chap 14 B. Indonesia