Posts

Showing posts from February 19, 2017

Kusoge chap 2 (3) B. Indonesia

Image
Chapter 2 (3)
Diterjemahkan oleh I-Fun Novel



Di dalam dungeon itu lautan cerah lava terbakar. Berbeda dengan namanya yang bagai dongeng, dinding, lantai, dan langit-langit di 'The Cave of the End of Start' tertutup batu berwarna merah darah. Dungeon dengan suasana neraka.

Sasaraki dan Alice (juga Fury) yang melihat pemandangan gua dari dalam sebuah ruangan kecil. Itu memiliki perasaan penuh cyber dengan semua monitor dan tombol. Layar dibagi menjadi beberapa kotak lebih kecil yang menunjukkan angka dari semua pemain di dungeon. Tampaknya ini ruang kontrol dungeon. Jika kau bertanya tujuan ruangan di sini, maka menurut Fury, 'Agar gamemaster bisa mengalahkan para pemain menyedihkan sampai mati dan membuat mereka menikmati diri mereka sendiri, kau tahu~? ☆'.

Ruangan semacam ini benar-benar sering muncul dalam manga dan novel bergaya permainan kematian.

"Aku ingin tahu apakah kita akan dieksekusi oleh para pemain dengan layak suatu hari...."

"Akan menjadi h…

Kusoge chap 2 (2) B. Indonesia

Chapter 2 (2)
Diterjemahkan oleh I-Fun Novel



Mereka menempatkan dungeon tutorial dalam pusat kota Start, tepatnya pada Teleport Square. Di sisi lain dari tanda tempat itu mengatakan, 'Pekerjaan Konstruksi, Dilarang Masuk'. Sesuatu yang seharusnya tidak ditemukan dalam VRMMO, yaitu sebuah tangga mengarah ke bawah tanah.

Di depan tangga berdiri Alice berpakaian petualang dan Sasaraki.

Sedangkan di hadapan mereka berdiri Lizna dan Azrael. Keduanya dengan mulut mereka terbuka lebar, menatap Alice.

"Aku Alice, Sasaraki mengundangku. Mari kita bersama, kalian berdua"

Alice tersenyum dan membungkuk elegan.

Sasaraki Telah menerima undangan Lizna. Dia telah mencoba untuk menyembunyikan fakta bahwa dirinya adalah gamemaster sambil berkata 'Aku telah menemukan sebuah dungeon baru!'.

Meskipun ia sudah ragu-ragu untuk menyeret keduanya dalam kekacauan ini, Alice bersuara dalam argumennya, 'Ini penting untuk mendengar pendapat para pemain ketika dungeonnya di tes, kan?…

108 Maidens chap 7 B. Indonesia

Chapter 7 SOLUTION TO THE LEGACY’S SECRET
Diterjemahkan oleh I-Fun Novel



Semakin dekatnya Shu Jing ke mural itu, para Naga Banjir Penelan Roh juga semakin agresif. Lin Yingmei mengikuti di belakang dan melindunginya dengan segenap kekuatan.

Dia sangat bingung tentang alasan Shu Jing hanya berdiri di hadapan lukisan ini, keras kepala mengamati dan menolak untuk bergerak.

Shu Jing lalu mendekat ke mural. Semakin dia memeriksanya, karya seni itu serasa menjadi lebih hidup. Sosok Naga Hijau tampak seperti akan menyembur. Sedangkan di dalam mulutnya adalah tujuh berlian dengan masing-masing satu bintang kecil yang berkilauan.

Mata Shu Jing menyala. Tanpa keraguan, tangannya terangkat ke arah satu berlian dan menekan dengan dorongan lembut. Saat jarinya membuat kontak, pancaran cahaya redup muncul dari dalamnya.

Ketika Shu Jing melihat ini, ia segera mendorong lebih dalam agar keseluruhan bintang pada satu berlian tertelan. Hatinya dipenuhi harapan karena peristiwa khusus yang terjadi. Saya…

108 Maidens chap 6 B. Indonesia

Chapter 6 SPIRIT ENGULFING FLOOD DRAGONS
Diterjemahkan oleh I-Fun Novel


Tempat Peninggalan Pisau Relik itu disembunyikan pada sebuah punggung bukit kecil.

Melihat dari luar, benar-benar tidak ada apapun yang layak untuk di puji. Dengan kata lain, tak ada penanda khusus atau tanaman eksotis yang ditemukan di daerah sekitarnya. Di luar gerbang besar itu hanyalah rumput liar sederhana. Jika bukan karena Lil Er sebagai penunjuk arah, mereka hanya akan melewati daerah ini.

"Apakah ini benar-benar tempat Peninggalan Pisau Relik dari legenda?"

Tanya Xun Hou curiga.

"Hanya tingakatan lebih kecil dari tempat Peninggalan Pisau Relik, tetapi masih mengandung hal-hal yang cukup bagus. Master Bintang kalian harusnya membuat ini sebagai kesempatan besar"

Lil Er tertawa licik.

Hal ini mengangkat fakta bahwa para Ksatria Bintang tidak mampu menggunakan senjata apapun selain dari milik pribadi mereka sendiri yang diberikan oleh langit, sehingga Artefak atau bahkan Artefak Astral ti…