Kusoge chap 1 (1) B. Indonesia

Chapter 1 (1) Pengumuman Akhir Layanan
Diterjemahkan oleh I-Fun Novel



—-Game adalah hobi terhebat.


Sword & Magic Online. VRMMO pertama yang memungkinkan pemanfaatan 'Neuro Connect', sebuah teknologi yang memungkinkan dirimu menyelam ke dalam virtual reality. Dengan memakai sebuah perangkat penutup kepala, itu akan mencegat gelombang otakmu dan membiarkan dirimu mengalami petualangan di dunia pedang dan sihir. Sebuah dunia yang berasal dari sebuah novel fiksi ilmiah terkenal tiba-tiba menjadi kenyataan.


Meniru sci-fi dari novel ini, game-nya sendiri dijadikan RPG klasik. Itu membuatmu ingin untuk menaklukkan menara setinggi 255 lantai yang melambung jauh ke langit untuk membebaskan 'Dewi Pencipta' yang disekap di bagian teratas. Pada puncaknya, jumlah login bersamaan para pemain adalah sekitar 50000. Luasnya lantai, dilihat pada lantai pertama, adalah sekitar seukuran tanah bingkai dalam yang dikelilingi Yamanote Line*.
[Jalur kereta api yang stasiunnya berada di banyak tempat di tokyo dan jalurnya berbentuk melingkar untuk lebih jelasnya lihat Gambar ini, lalu buka google maps dan ukur sendiri :V sumpah aku gak tau juga]

Slogannya adalah, 'Yang Pertama, terbesar, dan VRMMO terbaik di dunia'.

Semua maniak game telah menyerbu aplikasi tes beta. Namun, pengembangnya menyatakan bahwa, 'Tidak akan terlalu banyak keuntungan antara beta-tester dan pemain biasa', dan membatasi jumlah peserta sampai minimum. Kerahasiaan itu bahkan lebih mengipasi kebembiraan dan harapan para pemain sampai menembus batas atas.

Dan dengan begitu, 《Sword & Magic online》 mendapat perilisan. Sudah tiga bulan sejak hari itu. Kesan dari para pemain yang telah masuk penuh dengan antusiasme hanya bisa di rangkum dengan kata-kata ini---


Ilustrasi : "TIDAKKAH GAME INI TERLALU MENYEBALKAN UNTUK KEPENTINGANNYA SENDIRI?!?!?!?!"

Azrael berteriak dengan kepala sangat merah setelah dia kembali.

"Kenapa?! Kenapa ada lag dalam VRMMO?! Bukankah pengembangnya berkata 'sel-sel otak adalah hal yang disadap'?! Hamster saja bisa memprogram game ini lebih baik!! Yang benar saja!! Pergi dan matilah ke dalam lubang, kau pengembang menyebalkan!!!"

Dia terus melampiaskan kemarahannya dengan menusuk lantai. Dan setiap kali hal itu terjadi, game-nya terus mengeluarkan {Indestructible Object}, {Indestructible Object}*.
[Objek yang tidak bisa dihancurkan]

"Game ini tidak berubah sejak tes beta!"

Azrael adalah salah satu pemain terlama di game ini. Kenyataannya, dia telah menggunakan beberapa koneksi untuk masuk ke penutupan beta. Menimbang hal itu, level miliknya harusnya tinggi. Ia juga memiliki beberapa beberapa teman sesama pemain di friend list, tapi menurut dirinya, 'Levelku terkuras oleh bug!'.

"Umm, Azrael-san?"

Lizna, salah satu dari teman-temannya sudah mengangkat suara. Berumur 15 tahun. Dia punya rambut setengah panjang dan mengenakan jubah berbulu dengan eksposur yang tinggi seperti rok mini. Di punggungnya, dia membawa gada raksasa bertentangan dengan penampilan kekanak-kanakannya.

"Dengan kata lain, kau mati oleh 'seppuku'*, kan?"
[Bunuh diri ala jepang. Singkatnya menusuk perutnya sendiri dengan sebuah pedang pendek]

"Hnng. I-Itu benar, tapi....jangan membuatnya terdengar seperti aku seorang prajurit yang memalukan"

"Hmm, aku mengerti...."

Lizna bergumam dan mengambil gada dengan pegangan terbalik untuk beberapa alasan. Dia mendorong ke perutnya dan bergumam, 'Hmm, gada tidak akan bisa, ya....?'.

"Hmm....Ah, Sasaraki-kun. Maukah kau mencoba untuk memotong perutmu sedikit?"

"Kenapa?! Aku tidak akan melakukannya!!"

"Aku suunngggguuuhhh ingin melihat seppuku, kau tahu....?"

Ini mengganggunya saat diberitahu dengan senyuman lebar seperti itu.

"Se-Sebaliknya, di sini, peti harta! Peti harta karun legendaris!"

Sasaraki menunjuk dua peti harta yang memancarkan sinar keemasan. Itu adalah hadiah untuk menyelesaikan dungeon yang telah melampaui level mereka. Kau hanya bisa mendapatkan barang-barang langka dari peti harta legendaris ini. Ada juga bug (atau fitur yang disesuaikan oleh pengembangnya) yang membuat sulit untuk mendapatkan barang-barang langka yang lebih tinggi dari levelmu, tapi itu cerita yang berbeda.

"Emmm....Sebelum kita membukanya, ayo kita putuskan apa yang kita inginkan pada barang-barang yang keluar dari peti"

"Jika pedang sihir, itu milikku. Jika bukan, kalian berdua bisa memilikinya. Terdengar bagus, kan?"

Pedang sihir adalah kategori pedang terpisah dan hanya bisa digunakan oleh job Azrael, 'Arc Sword'. Pedang-pedang itu memiliki nama seperti 'Gram' atau 'Laevateinn' dan mungkin hanya di sukai oleh Azrael. Dikatakan 'mungkin' karena sejak mereka menunjukkan pedang-pedang itu di video pengenalan sebelum game mulai dijual, sampai sekarang tak seorang pun pernah melihat yang sungguhan.

'Apakah tak ada sesuatu yang salah dengan posisi penjarahan hartanya?'

....Bertanya-tanya tentang rumor. Lagipula, Azrael sangat menginginkan pedang sihir. Setelah semua, pedang yang digambarkan dalam manual game begitu keren.

"....Itu benar-benar tidak adil untukmu, kan?"

Kemungkinan untuk pedang sihir muncul hampirlah nol. Namun, Azrael tertawa bangga.

"Sasaraki, kau tidak akan mengerti"

Gadis itu mengepalkan tangannya dan berkata.

"Kekuatan keyakinan akan mendatangkan segala kesempatan!!"

"Be-Begitu ya?"

"Seperti itulah!!"

Dia hanya bisa mengangguk setelah melihat mata bersinar Azrael.

"Ah, tunggu sebentar!"

Kata Lizna. Dia mengambil sesuatu dari sakunya. Itu adalah kubus berukuran 1 cm dan berwarna warni, 'Item Cube'. Sebuah wadah sihir yang memungkinkanmu untuk menyimpan barang-barang besar. Pada dasarnya, ini adalah bagaimana kau membawa barang-barangmu.

Kekurangannya adalah kau hanya bisa membawa sepuluh item. Ya, hanya sepuluh.

Karena itulah, sangat penting bagi pemain untuk memilih item yang tepat.

"Ini adalah 'Fluffy-Fluffy Bunny Tail'*, silahkan gunakan!"
[Ekor berbulu kelinci]

Dia ingat nama itu. Lizna telah mengatakan kepadanya dengan bangga, itu adalah jimat keberuntungan yang monster Bunny telah jatuhkan beberapa waktu lalu. Jika kau membawanya, kau akan mendapatkan peningkatan kemungkinan untuk item drop langka. Menurut keterangannya, ada juga 1% kesempatan bahwa item ini akan hancur setiap kali kau membuka peti harta karun.

"Eh....Ka-Kau yakin? Itu mungkin akan hancur kau tahu?"

Azrael melirik kubus dan bertanya.

"Jika itu yang akan terjadi, maka terjadilah!"

"Tidak, maksudku, kau tidak dapat memperbaikinya...."

"Bukannya kau ingin pedang sihir?"

"Uhh~~"

"Ehehe~. Tidak apa-apa, kemungkinan akan hancur hanya 1%"

"I-Itu benar, ya? Hanya 1%!"

Azrael menerima kubus dan tersenyum gembira.

"Baiklah, waktu untuk membukanya! Ayolah, Pedang Sihir Gram!!"

Azrael meletakkan tangannya di peti harta.

....Harus bagus....

Melihat keduanya menikmati diri mereka sendiri, Sasaraki berpikir bahwa walaupun gamenya seperti ini, tapi tetap saja memiliki sisi yang baik.

Bahkan di dunia penuh bug, kau masih bisa bersenang-senang selama dirimu bersama dengan rekan-rekan setimmu.

Jika memungkinkan, aku ingin berada di lingkaran itu juga.

Tepat setelah ia berharap untuk itu....

Cahaya menyala membungkus ruangan.

Di depan Azrael, sebuah pedang melayang di atas peti harta. Itu adalah longsword, sekitar 80 cm. Tepi tajamnya memancarkan aura merah keunguan. Jendela Item muncul di samping pedang.

{Ditempa oleh para Iblis' Pedang Sihir Gram'

>Level Item: 88

>Atribut Khusus: Critical Chance + 50%}

"Eh?....E-Eh y-yang sungguhan?!?!"

Ekspresi Azrael berubah dari kejutan ke sukacita. Lizna bahagia secerah matahari. Juga, senyuman merekah pada Sasaraki.

Mereka telah mendapatkannya. Sebuah pedang sihir yang nyata. Jimat keberuntungan Lizna ini telah melakukan tugasnya!.

"KITA BERHASIL, AZRAEL, LIZ---"

Sasaraki mencoba berteriak dan tepat setelah itu....

{Pemain Azrael membawa jumlah maksimum kubus kepemilikan}

Sistem bersuara robot mengumumkan.

{'Pedang Sihir Gram' tidak bisa ditransformasikan menjadi sebuah kubus. Membatalkan event}

"Eh?"

Retak.

Pedang magis pecah dalam sekejap. Mulut Azrael masih mempertahankan bentuknya dari mengatakan 'Eh'.

"Maksimum....? Oh, ah! Batas kepemilikan kubus!!"

Jika kau telah mencapai jumlah maksimum kepemilikan kubus, item baru akan dibatalkan tanpa peringatan. Sebuah Bug benar-benar busuk. Maksudku, 'fitur' yang disesuaikan pengembang.

Untuk menghindari bug terjadi, tentu saja kau biasanya akan menyesuaikan jumlah kubus kepemilikan yang kau bawa sebelum melawan bos.

Namun, Azrael sekarang membawa sepuluh kubus. Karena itu jimat keberuntungan Lizna, dia tidak mengetahuinya. Bahkan orangnya sendiri tidak tahu.

Detik berikutnya....

Bergulir....sesuatu jatuh. 'Fluffy-Fluffy Bunny Tail' pecah.

Retakan pada kubus menjalar dengan cepat memisahkan bagian-bagiannya dan dilarutkan ke dalam cahaya.

Sepertinya mereka telah menabrak kesempatan 1%.

'Kekuatan keyakinan akan mendatangkan segala kesempatan!!'

Kata Azrael ini dari sebelumnya berputar di kepala Sasaraki.

Tunggu. Apa ini? Ada apa dengan kombinasi yang penuh ketidak masuk akalan ini?!.

"Aku-Aku minta maaf!!"

Lizna berteriak. Air mata menggenang di matanya.

"Hanya karena aku memberimu kubus keberuntungan itu, batas kubusnya....Ini kesalahanku!!"

Azrael tiba-tiba sadar kembali dari kelinglungannya.

"Itu bukan kesalahan! Sebaliknya, aku yang harus minta maaf karena menghancurkan kubus milikmu!!"

"Aku benar-benar menyesal, aku akan melakukan seppuku untuk menebus diriku sendiri!"

"Seberapa banyak kau ingin melakukan seppuku?!"

"I-Ini tidak apa-apa, kalian berdua! Masih tersisa satu peti harta karun!"

Sasaraki menghentikan Azrael dan Lizna dalam sekejap.

"....Lalu?"

"Emmm, aku hanya berpikir mungkin saja pedang sihir...."

"Apa yang kau ocehkan, itu tidak mungkin. Kita bicara pedang sihir, pedang sihir!"

Tentu saja itu item yang sangat langka, tidak ada yang pernah mendapatkannya sejak hari game ini telah dimulai.

Dua dari mereka memang sedikitpun tidak memiliki keberuntungan. Hanya saja---

"Kita tidak akan pernah tahu....Jika kita tidak mencobanya"

Sasaraki mengatakan itu dan berjongkok di depan peti harta. Dari belakangnya dia bisa mendengar suara duka, 'Aku beritahu padamu itu tidak mungkin', dan Lizna mengambil napas dalam-dalam. Sasaraki, juga, mengambil napas dalam-dalam dan mempersiapkan dirinya.

Mereka tidak akan pernah tahu jika mereka tidak mencoba---itu memang semacam kebohongan.

Secara jujur, dia mengetahuinya.

Sebenarnya, pedang sihir itu....

Pasti akan muncul.

Aku tidak ingin....harus bergantung pada ini.

Tidak peduli apapun jenis alasan yang dia buat, itu hanya sekedar pemuas diri dan tidak ada yang lain.

Dia bahkan cenderung menerima permaban*- dan secara permanen dikeluarkan dari game.
[Permanen banned, kalo gak salah]

Namun---

Sasaraki berbalik dan menatap keduanya. Azrael tampak pasrah dengan beberapa air mata di matanya, dia bergumam, 'Te-Tentu saja tidak akan keluar, itu hanya....'. Di sebelahnya, Lizna mengawasi Sasaraki cemas.

Jika pedang sihir muncul, dua gadis ini pastinya akan gembira.

Dan sampai membuat tanganku kotor....kemungkinan ini bisa.

Jadi.....Apa yang aku ragukan?

"Aktifkan Skill 'Adventurer'"

Sasaraki berkata. 'Adventurer' mengangkat kesempatan untuk item drop peti harta dari monster sebesar 30%. Itu skill khusus Sasaraki. Singkatnya, memang tidak ada gunanya sekarang. Alasan dia melepaskannya adalah karena binar emas yang menutupi tangannya.

Efek emas sama yang mereka gunakan untuk mengalahkan bos.

Dan hal yang sama mendatangkan 'Lag' itu.

Sasaraki hanya tahu trik licik untuk digunakan.

Baiklah, aku bisa melakukan ini.

Sasaraki mengangkat peti harta dan mengguncangnya beberapa kali. Ketika ia mengulanginya untuk sebentar, sesuatu sedikit mencuat keluar dari celah di peti. Itu ujung sebuah pedang, tetapi dalam hitungan detik itu berubah menjadi tali sepatu boot, kemudian ke botol ramuan.

Itu semua adalah isi peti ini.

Lokasi dua benda sudah tidak sinkron dan isinya bisa diintip.

Dalam game ini, menjarah itu pastinya ketika membuka peti harta.

Dan sebelum kau membukanya, hasil jarahan akan berubah dalam interval yang tetap. Pergeseran itu berhenti di detik saat kau membuka peti. Dalam susunan ini, jika digabungkan dengan 'fitur' pengintip konten atau barang didalamnya, ia bisa mendapatkan setiap barang langka.

"Sekarang!!"

Saat dia melihat ujung pedang merah gelap, Sasaraki membuka peti harta penuh semangat.

Siluet lembut suatu pedang melayang di udara.

""EEEEEEEEEEEEEEEH?!?!?!?!""

Seolah menyambung suara mereka, sistem suara menggema di seluruh labirin.

{Pemain Sasaraki mengakuisisi 'Pedang Sihir Gram'. Menghitung transformasi kubus}

☆☆☆☆

Setelah mereka meninggalkan dungeon, ketiganya kembali ke kota. Di dunia ini, hanya ada satu kota. Terletak di jantung lantai pertama, itu adalah kota permulaan, yang disebut 'Start.' Azrael selalu menggerutu terhadap penamaan buruk itu, 'Aku harap kepalamu meledak, Pengembang!!'.

Jadi seperti itulah, mereka bertiga telah berkumpul di depan gerbang kastil Start.

"Untuk saat ini....umm...."

Azrael melirik 'Pedang Sihir Gram' yang menggantung di pinggulnya.

Dia tampak ragu-ragu tentang sesuatu, ketika akhirnya....

"....T-Terima kasih....untuk usahamu hari ini"

Lizna terkekeh disampingnya.

"Sasaraki-kun, dia benar-benar ingin mengatakan, 'Terima kasih, aku menghargai itu!'"

"AA?! Jangan menafsirkan kata-kataku semaumu! Ini benar-benar tidak seperti itu, ya?!"

"Kau membuat lompatan besar dalam Poin Azrael!"

"Apa arti Poin itu?"

"Jika kau mengumpulkan 100 dari Poinnya, Azrael-san akan menikahimu"

"Poin-poin itu akan di nol selama-lamanya!! La-Lagipula!"

Azrael berdeham untuk membersihkan tenggorokannya.

Sambil memegang 'Pedang Sihir Gram' bersama-sama dengan sarungnya, dia memelototi Sasaraki.

"Sasaraki. Aku pasti akan membalas budi!"

"Eh....Tidak, jangan khawatir tentang hal itu"

Dia hanya akan mendapatkan itu dengan Exploit* dan bahkan pada awalnya mereka telah berjanji untuk memberikan pedang sihir untuk Azrael.
[Exploit adalah sebuah kode yang menyerang keamanan komputer secara spesifik. Exploit banyak digunakan untuk penentrasi baik secara legal ataupun ilegal untuk mencari kelemahan pada komputer yang dituju. Wikipedia]

Jika dia akan berterima kasih, itu lebih akan menghawatirkan laki-laki ini.

"Harga diriku, Deathannouncer Angel tidak akan membiarkan itu"

Azrael berkata dan meletakkan tangan ke dagunya.

"Tapi kita sedang berbicara tentang pedang sihir di sini....Apa yang bisa menyainginya...?"

Dia mulai untuk merenung. Dalam game ini, semua bisnis datang ke perdagangan barang. Ada mata uang, tetapi perekonomian telah rusak secara sempurna, berkat penduplikatan emas yang dikenal secara luas, ditambah barang-barang yang begitu berharga tidak bisa dibeli dengan uang.

"Hmm, apa boleh buat. Sasaraki, kesinilah sebentar"

Dia mengisyaratkan dengan tangannya pada laki-laki itu untuk datang. Jadi, Sasaraki menurutinya. Saat itu, Azrael bergerak melepaskan ikatan bros besar yang mengaitkan jubah pada dirinya. Sontak, Lizna mengangkat suara dengan, 'Wah-!'.

"A-Azrael-san, kau akan sejauh itu?!"

"Ini sungguh sia-sia jika itu Sasaraki, tapi aku sudah memutuskannya"

"Kau sudah bertekad?! Tapi itu akan melanggar Kode Perlindungan, kau tahu?!"

Kode Perlindungan Pemuda. Sebuah sistem yang mengurusi moral game dan mencegah terlalu intimnya hubungan fisik dan psikologis antara anak laki-laki dan perempuan. Hukuman yang berat bukan kepalang akan menimpa. Misalnya jika kau berciuman, suara bising akan berbunyi diseluruh lantai. Di atas semua bahkan ada pemain yang namanya dimasukkan pada filter kata-kata buruk.

"Eh?!"

Dan tindakan yang bisa melanggar kode akan membuat----Wajahnya berseri-seri.

"Tung---! A-A-A-A-Apa yang kau pikir aku akan lakukan?!"

"Kau melepas baju sekarang! Begitu menggoda!"

"Ini bukan menggoda! Aku hanya ingin memberikan bros ini!!"

"Hal ini menggoda! Aku benarkan, Sasaraki-san?!"

"Uh...."

Melihat Azrael dengan wajah merah seperti sudah sadar sepenuhnya tentang situasi.

"Kesampingkan itu, Sasaraki! Kembali ke topik!"

Setelah ia berdeham dengan batuk, ia menyajikan bros.

"Terimalah. Ini adalah 'Tear of the Goddess'*"
[Air mata Dewi]

Azrael tersenyum angkuh.

"Ini item ber-level 80 dan item quest yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan dewi di lantai 255!"

"....Kenapa kau memiliki sesuatu seperti itu?"

"Aku menemukannya di gang belakang kota pada hari lain"

"....Ya, benar juga. Aku mengerti"

Item berkualitas dari lantai terakhir jatuh ke kota di lantai pertama.

Dia tidak tahu tentang game lainnya, tetapi tampaknya sangat mungkin terjadi di sini.

"Tapi aku tidak bisa menerimanya, itu terlalu berharga"

"Kenapa?"

"Karena aku ingin Poin Azrael, bukan itu"

"Tolong jangan meniru suaraku, Lizna! Alasannya adalah...."

Semua yang aku lakukan adalah menggunakan exploit. Dia tidak bisa membuat dirinya mengatakan itu.

Azrael akan kecewa jika dirinya tahu bahwa laki-laki ini hanya memanfaatkan bug untuk mendapatkannya.

"Emmm, lihat, kau perlu bros itu untuk quest"

"Jadi?"

"Jadi ketika saatnya tiba dan kau tidak membawanya bersamamu, kau tahu, itu akan buruk, kan?"

Tapi dia hanya memiringkan kepalanya bingung dengan, 'Hah?'.

"Itu tidak terlalu penting, kan?"

Azrael menempatkan kepalan tangannya ke pinggul dan menunjuk Sasaraki dengan tangan yang lain. Dia kemudian bergumam.

"Ini cukup asalkan salah satu anggota party memiliki item-nya"

Dia berpikir tentang hal itu selama beberapa detik.

Tentu saja itu benar bahwa hanya satu anggota party harus memiliki item quest dengan mereka agar semua orang mendapatkan keuntungan. Jadi selama Azrael dan Sasaraki berada di sebuah party, keduanya bisa melakukan quest dengan baik-baik saja. Ya, tidak ada masalah sama sekali.

Namun, kenapa jantungnya berdenyut?.

"W-W-Wah!!"

Lizna bersukacita.

"Azrael-san! Barusan itu begitu indah!"

"Hah? Apanya?"

"Kau lihat...."

Lizna mengepalkan tinjunya dekat dengan jantung, pipinya merona sedikit.

"'Sampai bos terakhir kita akan selalu bersama'. Itu yang kau maksudkan, ya kan?!"

Tiga detik. Empat. Lima berlalu ketika pipi Azrael akhirnya berkobar. Selayaknya ikan mas koki, dia membuka dan menutup mulutnya beberapa kali tapi tak ada yang keluar. Sasaraki juga sama. Sesuatu yang panas itu mengalir dalam hatinya dan dia tidak bisa bernapas.

"A- Itu bukan apa yang aku maksud! Lebih seperti, tunggu, Sasaraki! Apa yang membuatmu merona?! Kau tidak salah paham akan sesuatu, kan?! Pastinya, benar-benar, tidak sedikit pun seperti itu, sungguhan!!!"

Suara panik Azrael bergema ke langit, dan memudar.

☆☆☆☆


Ke Halaman utama Kusoge Online (BETA)
Ke Halaman selanjutnya


Comments

Popular posts from this blog

Kusoge Online (BETA) Bahasa Indonesia

108 Maidens chap 14 B. Indonesia