Kusoge Prolog B. Indonesia

Prolog.
Diterjemahkan oleh I-Fun Novel 


Orang Meninggal dengan mudahnya di dunia maya ini.

Sang Iblis Api Balrog, penguasa dungeon, sosok besarnya hancur di dekat kaki Sasaraki. Tubuh raksasa miliknya memancarkan pendaran cahaya yang berlama-lama. Seperti sinar matahari yang tercermin pada permukaan danau. Efek itu, eksklusif hanya bisa digunakan oleh si penguasa dungeon.

"....Ki....Kita berhasil...."

Sasaraki bergumam dengan takjub.

Salah satu anggota party mereka telah meninggal dan sisanya dari mereka berada di tepi kematian. Didorong ke sudut, sekutunya telah melancarkan serangan dan menusuk titik vital bos.

"Eh....Ah, Aku....kritis....?"

Gadis itu memberikan suara yang gemetar. Rambutnya hitam panjang serasi dengan gaun ungu gelap dan jubah hitam legam, juga payudara yang besar. Namanya Azrael. Seorang anggota guild dimana Sasaraki juga bergabung. Dia menatap pedangnya yang telah membuat bos untuk jatuh berlutut dengan tampilan ketidakpercayaan.

Melihat sosoknya, emosi Sasaraki akhirnya memuncak.

Kami---menang!!

"Kita melakukannya....Kita berhasil melakukannya, Azrael!! Kita menyelesaikan dungeon!!!"

Sasaraki menyebarkan lengannya seluas mungkin dan berteriak.

Azrael berbalik. Dia berkedip dengan matanya yang besar.

"....Ahhh…."

Wajah kekanak-kanakannya berubah ekspresi dari kebingungan menjadi senyum dan membiarkan pedangnya jatuh ke tanah dengan suara dentangan. Air mata menggenang di sudut-sudut matanya yang bulat. Dia menyebar kedua tangannya juga, berbalik ke Sasaraki, dan melompat padanya---

"Tunggu, ITU TIDAK BOLEH!!!"

---Dan berhenti di saat yang tepat. Azrael memeluk dirinya seakan menyembunyikan keberadaan payudaranya.

"A-A-A-Apa-apaan pose itu?! Tak tahu malu!!!"

"Eh?!....Ah, m-maaf. Aku melakukannya tanpa berpikir"

Tentunya itu adalah postur untuk meneriakkan 'Peluk aku!!!'.

"Pembohong! Kau menatap dadaku!! Mesum!!"

"Tidak, itu hanya karena kau terlihat akan melompat padaku"

Payudara Azrael itu besar. Sangatlah besar.

Jadi laki-laki ini biasanya menahan diri untuk melirik terlalu sering agar tidak ketahuan.

"Hmph! Lagipula, ini bukan waktunya untuk merayakan!! Lizna mati, kau tahu?!"

"Ah, benar juga...."

Lizna adalah salah satu dari anggota mereka, dia adalah seorang Healer.

Dia telah lewat tepat kedepan mereka yang sedang bertarung dengan bos.

"Astaga, kau kurang sentimen"

Azrael bergumam sambil meraih pedangnya dari tanah.

"Lizna....beristirahatlah dengan tenang...."

Gadis ini membentuk salib dengan tangan yang menggenggam pedang dan menutup mata. Tampak seolah-olah dirinya sedang berdoa untuk kedamaian jiwa Lizna.

"Itu cukup keren!"

Itulah perasaannya yang jujur, tapi Azrael malah memelototi Sasaraki.

"....Hmph!"

Memutar ke arah lain, gadis itu menutup matanya lagi. Dalam hati, Sasaraki mendesah dengan berat.

....Dia benar-benar masih membenciku, ya....?.

Sebulan yang lalu, Sasaraki telah bergabung dengan guild Azrael dan Lizna. Lizna sudah menyetujuinya sejak awal, tapi Azrael secara terang-terangan memperlakukannya seperti gangguan. Sejujurnya, itu sedikit---tidak, sangat menyedihkan.

Sasaraki sudah bermimpi untuk mengalami hal-hal fantasi. Memperhatikan Azrael yang membuat tanda salib dengan pedang lalu berdoa kepada dewa di depan matanya menimbulkan pikiran---Ini sangatlah fantasi. Kebetulan, gadis itu adalah seorang pengguna pedang ganda.

Sasaraki melihat Azrael sekali lagi.

Bilah pedangnya mencerminkan efek membunuh dan menerangi wajahnya.

Dia memiliki fitur yang terlihat suka memerintah. Tubuhnya juga menakjubkan. Hanya melihat gadis itu membuat jantungnya berdetak tak terhitung kali.

Tunggu, ini bukan niatku! Aku yakin!!.

Dia menggeleng untuk menjernihkan isi pikirannya.

Semakin aku memikirkannya, aku akan semakin di benci.

---Lalu, saat itu…

"Hah?"

Dia merasa ada sesuatu yang aneh.

"Pedangnya....melayang?"

Senjata Azrael tidak berada di cengkeramannya. Pedang itu berpindah tempat dari tangannya sekitar 20 cm.

"Mungkinkah ini....'Lag'?"

Dia sudah mengetahui tentang fenomena ini dari Lizna sebelum mereka memasuki dungeon.

'Jangan bergerak sampai efek kematian bos berakhir. Pastinya, pastinya jangan, ya?'

Ketika saat itu laki-laki ini meminta alasannya, Lizna menjawab, ternyata mungkin karena hasil efek kematian bos, daerah sekitarnya itu dimasukkan ke dalam gerak lambat. Gerak lambat ini cukuplah rumit, meskipun objek akan melambat, hanya pemain yang tidak. Dan jika kau penasaran bagaimana cara kerjanya.

"Tunggu, Azrael, jika kau bergerak sekarang!!"

Dia panik dan memperingatkan, tapi sudah terlambat.

"Ragnarok, kembali ke sarungmu!"

Azrael mengembalikan pedang kesayangannya, Ragnarok (di namakan sendiri oleh Azrael). Ujung bilahnya 20 cm yang telah memasuki lag....

....Dengan mudahnya menusuk perut gadis itu.

"Eh....Hah?"

Akhirnya dengan mendengarkan sebuah suara, Azrael memandang perutnya bingung.

Namun, dia tidak merasakan sakit. Tidak ada rasa sakit di dunia ini dalam virtual reality. Sebaliknya, kau bisa mendengar suara seperti sesuatu yang robek. Meski begitu, otak manusia adalah misterius, dan melalui suara saja rasanya seperti kau benar-benar terkena tusukan.

Selain itu, nominal damage muncul di atas perut Azrael.

300. Ngomong-ngomong, jumlah HP gadis ini adalah 105.

"Hagufuuu?!"

Dia jatuh dengan gedebuk keras.

"AZRAEEELLL?!?!?!"

Teriakannya tidak mendapat jawaban. Sepertinya dia sudah menjadi mayat belaka.

Ketika Sasaraki hanya bisa terdiam, tubuh Azrael mulai memancarkan cahaya putih. Itu adalah efek mencolok berlebihan kematian pemain. Di atas mayatnya, terdapat kata-kata.

{ArcSword Azrael beristirahat di sini}

Kemudian, sfx yang serasa hidup bergema. Sebuah jendela pesan persegi panjang muncul di depan mata Sasaraki.

{Apakah Anda ingin memutar ulang pesan dari teman Anda, Lizna? YA/TIDAK}

Ketika ia menekan tombol YA tanpa kata, suaranya diputar kembali.

{Untuk Sasaraki-kun. Ini aku, Lizna. Azrael-san mati, kan? Dia sudah dibangkitkan, sehingga kita akan menuju lantai terendah bersama-sama sekarang. Ngomong-ngomong, apakah sesuatu terjadi? Azrael-san tidak akan memberitahuku apapun dan hanya terus menangis, 'Pergi dan matilah, kau Pengembang!!'}

Setelah mendengarkan itu, Sasaraki duduk di lantai dan mendesah dalam-dalam.

Orang meninggal dengan mudahnya di dunia maya ini.

---Kebanyakaan Karena bug.




STATUS


Nama
Azrael

Level
(Sebelum levelnya menurun) 97 (Hanya dugaan)

Job
Deathbringer Angel (Hanya dugaan)

Personality
Kebanggaan (Hanya dugaan)

Skill
>Killing Blade: Membawa kematian bagi semua kehidupan. Sebuah serangan tebasan cepat. (Hanya dugaan)

>Heaven Literarity 666: Sebuah serangan beruntun pedang yang memukul musuh 666 kali dalam hitungan detik. (Hanya dugaan)

>Death Angel Second Coming: Kekuatan Death Angel membiarkan dirinya fokus kepada Konsep kematian di pedangnya atau sesuatu seperti itu, kau pasti tahu apa yang aku maksud. (Hanya dugaan)



☆☆☆Prolog berakhir disini☆☆☆


Ke Halaman utama Kusoge Online (BETA)
Ke Chapter selanjutnya


Comments

Popular posts from this blog

Kusoge Online (BETA) Bahasa Indonesia